Cerita Pak Adi

"This is all about my story, my feeling and my life"

About Me

My photo
Palembang, Sumatera Selatan, Indonesia
Memandang masa ini sebagai rangkaian episode hidup untuk masa yang akan datang.

Tuesday, July 21, 2009

RINGKASAN BAB 2, KEGIATAN POKOK EKONOMI

Dalam kehidupan sehari-hari setiap manusia melakukan berbagai kegiatan untuk memenuhi kebutuhannya. Kegiatan tersebut dikenal dengan kegiatan ekonomi. Kegiatan ekonomi dibagi menjadi tiga kegiatan pokok, yaitu kegiatan konsumsi, produksi dan distribusi.
Kegiatan ekonomi yang sifatnya menghasilkan barang maupun jasa disebut produksi. Orang yang melakukan produksi disebut produsen, sementara mereka yang menghasilkan jasa disebut pengusaha.

Tujuan kegiatan produksi, antara lain menghasilkan barang baru, menambah nilai/kegunaan suatu barang dan jasa, memenuhi kebutuhan sendiri atau orang lain, dan memperoleh keuntungan. Kegiatan produksi digolongkan ke dalam beberapa bidang produksi, yaitu produksi ekstraktif, produksi agraris, produksi industri manufaktur, produksi perdagangan dan produksi jasa.

Berdasarkan kegunaannya, kegiatan produksi dapat digolongkan dalam kegunaan dasar (produksi ekstraktif dan produksi agraris), kegunaan bentuk (produksi industri manufaktur), kegunaan milik (produksi perdagangan), dan kegunaan layanan (produksi jasa).

Faktor produksi / unsur produksi (unsur-unsur yang diperlukan dalam produksi untuk menghasilkan produk) dikelompokkan menjadi empat, yaitu sumber alam, kerja manusia, modal, dan kewirausahaan.

Faktor kerja manusia dikelompokkan menjadi tenaga kerja ahli terdidik/skilled labour (kelompok pekerja ahli yang dalam kerjanya lebih menekankan pada penggunaan pikiran), tenaga terlatih/trained labour (kelompok pekerja terlatih yang dalam kerjanya lebih menekankan pada penggunaan fisik dan pikiran secara seimbang), tenaga tidak terlatih/kuli (kelompok pekerja kasar yang dalam kerjanya lebih menekankan pada penggunaan tenaga fisik).

Sementara itu, faktor modal terdiri dari modal tetap (modal yang berupa alat-alat yang bisa digunakan lebih dari sekali dalam proses produksi) dan modal variabel (modal yang berupa bahan baku yang hanya bisa digunakan sekali dalam proses produksi kemudian habis).

Kegiatan kewirausahaan bertujuan mendapatkan keuntungan dengan berani menanggung resiko dalam mengelola usaha produksi.
Keahlian wirausaha dapat digolongkan menjadi tiga jenis; technical skill (kemampuan khusus bidang tehnik produksi untuk menghasilkan produk), managerial skill (kemampuan mengelola sumber daya dan kesempatan, serta berani menanggung resiko), organizational skill (kemampuan memilih, mengatur, dan menggerakkan orang dalam perusahaannya).

Usaha meningkatkan produksi dapat dilakukan dengan cara ekstensifikasi maupun intensifikasi. Peningkatan produksi dengan cara menambah tenaga kerja atau lahan produksi baru disebut ekstensifikasi. Sedangkan cara meningkatkan kemampuan produksi dari faktor produksi yang telah ada, tanpa menambah tenaga kerja atau lahan produksi baru dikenal dengan istilah intensifikasi. Contohnya, menggunakan bibit unggul, menambah pupuk, memperbaiki cara bertani, dan mengganti mesin tradisional dengan yang lebih modern.

Kegiatan ekonomi yang sifatnya memindahkan barang dari produsen hingga ke tangan konsumen disebut distribusi, tujuannya menyalurkan barang dari produsen ke konsumen dan memperoleh keuntungan. Distribusi yang diikuti dengan transaksi jual beli melahirkan istilah pemasaran (marketing), sehingga sering kali istilah distribusi diganti dengan istilah pemasaran. Orang atau lembaga yang melakukan kegiatan ini disebut distributor.

Jenis distribusi ada dua, yaitu distribusi langsung (penyaluran barang yang bersifat langsung dari produsen ke konsumen) dan distribusi tidak langsung (proses penyaluran barang melalui agen atau perantara lain).
Perantara distribusi terdiri dari pedagang dan perantara khusus (perantara yang tidak membeli, hanya membantu menjual barangnya produsen). Macam-macam perantara khusus yaitu agen (pekerjanya produsen, imbalannya upah dan atau bonus), komisioner (bukan pekerjanya produsen, imbalannya komisi penjualan), dan makelar/broker (hanya mempertemukan penjual dan pembeli untuk transaksi, imbalannya kurtase).
Pedagang dibedakan menjadi dua macam, pedagang besar (grosir) dan pedagang kecil (pedagang eceran/retailer).

Kegiatan distribusi juga terjadi dengan pihak luar negeri. Kegiatan ini meliputi pengiriman barang ke luar negeri dan pembelian barang dari luar negeri. Kegiatan membeli barang dari pedagang/produsen dalam negeri kemudian menjualnya ke luar negeri disebut ekspor.
Kegiatan membeli barang dari luar negeri kemudian barang-barang tersebut dijual kembali di dalam negeri disebut impor.

Kegiatan ekonomi yang sifatnya memakai atau menikmati barang maupun jasa untuk memenuhi kebutuhan hidup disebut konsumsi, tujuannya memenuhi kebutuhan manusia sehingga dicapai kepuasan hidup. Faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsi yaitu materi (kekayaan), kesukaan atau selera, cuaca atau iklim, dan tingkat pendidikan.

Sifat konsumsi ada dua; bersifat vertikal (selalu berusaha memenuhi kebutuhan tertentu saja hingga tercapai kepuasan tertinggi) dan bersifat horizontal (selalu berusaha memenuhi kebutuhan secara merata/seimbang, tidak ada yang lebih ditojolkan), sifat horizontal ini yang dikatakan lebih rasional.

DETIL

Bidang-bidang produksi:
1. Produksi ekstraktif adalah kegiatan mengumpulkan kekayaan alam yang telah tersedia.
2. Produksi agraris adalah kegiatan mengolah alam atau hasil alam untuk menghasilkan barang baru.
3. Produksi industri manufaktur adalah kegiatan mengolah bahan menjadi barang lain.
4. Produksi perdagangan adalah kegiatan transaksi jual beli (pemindahan hak milik barang kepada pembelinya).
5. Produksi jasa adalah kegiatan yang dapat menghasilkan kegunaan atau jasa bagi orang lain.

2 comments:

  1. ekonomi..
    bukan bidang saya..tapi sebenernya sangat penting tuh

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, umumnya apa yg kita upayakan juga berdasarkan motif ekonomi kok...

      Delete